Tampilkan postingan dengan label Tips .... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips .... Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2012

Tips Bagaimana Cara Mendidik Anak Agar Tidak Materialistis


Orangtua zaman sekarang memiliki pekerjaan rumah demikian banyak dalam mengasuh dan membersarkan anak-anaknya. Hal yang paling kentara dan dirasa cukup sulit bagi orangtua adalah membesarkan anak tanpa tumbuh menjadi pribadi materialistis. Upaya orangtua harus demikian kuat agar bombardir iklan di televisi, majalah, maupun pengaruh teman sebaya, yang menjadi beberapa faktor atas sifat materialistis, dapat diredam.
Studi yang dilakukan oleh Penn State's Smeal College of Business, seperti dikutip dalam No More Misbehavin' yang ditulis oleh Michele Borba, Ed.D, menyimpulkan bahwa anak-anak sekarang lebih materialistis di usia yang lebih muda lagi. Karena itu, menjadi tugas orangtua untuk menanamkan pemahaman kepada anak bahwa karakter moral, kontribusi terhadap lingkungan, dan kualitas hubungan mereka akan jauh lebih bernilai ketimbang materi yang bisa diperoleh.
Dengan kata lain, orangtua perlu meyakinkan anak bahwa identitas mereka tidaklah didasarkan pada apa yang mereka punya, tetapi pada siapa mereka. Orangtua perlu mempelajari sejumlah cara bagaimana cara membesarkan anak tanpa membuat mereka menjadi individu yang materialistis.
Berikut cara-cara yang disarankan:

1. Membatasi tontonan televisi :

Ini aturan yang sering disebutkan oleh para ahli. Sebaiknya anak tidak menonton lebih dari dua jam setiap hari. Selain sejumlah program yang dibuat banyak yang masih tidak sesuai dengan usia anak, iklan yang muncul di antara program tersebut kerap menarik perhatian anak dan pada akhirnya membuat mereka menginginkannya. Cara lain yang juga dapat dilakukan adalah dengan mengalihkan perhatian anak saat jeda iklan. Kalaupun tidak, jelaskan kepada anak tentang teknik pemasaran yang biasa digunakan dalam iklan. Atau tonton acara yang tidak ada iklannya.

2. Perhatikan apa yang diperhatikan anak: 

Bila Anda melihat anak ingin menggunakan celana jins skinny, pakaian dengan merek ternama karena melihatnya di majalah, inilah waktunya untuk menjelaskan kepada mereka agar tidak selalu mengikuti arus. Pada awalnya anak mungkin saja akan kesal, sebal, dan mengatakan Anda tidak paham perasaan mereka. Namun, dengan mengingatkan akan hal tersebut, pada akhirnya anak akan meresapi penjelasan Anda.

3. Katakan "tidak":

Bukan tindakan tepat untuk selalu memberikan apa saja yang diinginkan anak. Lagipula, menurut Michele, Anda tidak selalu mendapatkan apa yang diinginkan dalam hidup ini 'kan? Mengatakan "tidak" atau menolak membelikan benda-benda yang diinginkan anak bukanlah hal keliru.

4. Hadiah tanpa membeli:

Sesekali ada baiknya juga melatih anak untuk tidak membeli hadiah bagi anggota keluarga. Hal itu akan mendorong anak untuk kreatif dalam membuat hadiah tanpa mengeluarkan uang, misalnya membuat kartu, puisi, atau poster yang menggambarkan rasa sayang mereka bagi penerima hadiah.

5. Menjadi panutan:

Sebelum terburu-buru menyalahkan iklan di televisi maupun teman sepermainan anak, coba lihat kembali diri sendiri. Apakah Anda gemar mengoleksi barang tertentu yang harganya sangat mahal? Apakah Anda sebagai orangtua suka membeli aneka busana dari perancang atau merek terkemuka?
Kalau jawabannya iya, orangtua perlu membenahi diri. Perlu diingat, anak lebih meniru orangtuanya. Dengan kata lain, kalau orangtua ingin memiliki anak yang tidak materialistis, harus bisa menjadi contoh. Percuma saja orangtua mengajarkan anak untuk tidak selalu membeli barang mewah sementara sang ibu masih asyik membeli sepatu atau tas dengan harga selangit.

6. Ajarkan prioritas:

Gunakan keputusan berbelanja sebagai peluang untuk mengajarkan perencanaan keuangan, termasuk bagaimana mengontrol keinginan yang tidak perlu. Saat berbelanja untuk keperluan sekolah, misalnya, minta anak untuk membuat daftar barang yang diinginkan lalu buat prioritasnya.

7. Latih kesadaran untuk menyumbang:

Tidak harus memaksa anak untuk mau menyumbangkan benda kesayangan mereka. Orangtua bisa menjadi contoh baik dengan menyumbangkan barang sendiri untuk kegiatan amal dan jelaskan alasan Anda melakukan itu. Setelah itu biarkan anak tahu bahwa mereka dapat mendonasikan barang-barangnya juga. Barang tersebut bisa diberikan kepada sepupu yang lebih kecil ataupun kepada anak-anak yang tidak mampu. Hal itu akan membantu anak menyadari bahwa barang hanya objek semata.
Mereka juga belajar untuk melepaskan kesenangan dari barang yang dimiliki agar orang lain dapat merasakan, kesenangan yang sama, seperti yang dialaminya.
READ MORE - Tips Bagaimana Cara Mendidik Anak Agar Tidak Materialistis

Minggu, 29 Januari 2012

Tips Perawatan Pada Keyboard

Bila mempunyai perangkat hardware seperti komputer dirumah, kadang kurang diperhatikan karena mungkin sebagian besar aktivitas didepan komputer lebih banyak berada dikantor anda bekerja. Tapi sering kali juga bagian pada hardware komputer seperti keyboard menjadi nomer sekian untuk membeli satu unit perangkat hardware komputer.

Oleh sebab itu lakukan perawatan berkala pada perangkat hardware seperti keyboard yang merupakan nomer sekian padahal perangkat hardware tersebut merupakan bagian dari input device dalam mengoperasikan komputer. Untuk mengetahui bagaimana perawatan dari keyboard berikut tipsnya :

1. Bila anda yang ingin membeli keyboard pastikan beli keyboard yang memiliki branded name dengan begitu merk yang sudah terkenal dijamin reputasinya walaupun tetap kita harus waspada selalu mengkroscek terlebih dulu, apalagi bandrol yang dipatok barang yang mempunyai nama tersebut memang cukup tinggi tapi ini berkaitan dengan kualitas.

2. Periksalah semua sudut keyboard yang terpenting adalah tombolnya carilah yang lunak jika terlalu keras akan menyebabkan jari saat mengetik cepat lelah dan pegal, diperhatikan juga jangan terlalu lunak atau empuk hal ini kadangkala menimbulkan sensitifnya tombol bila tersentuh.

3. Terkadang saat melakukan pembelian kita dihadapkan pada pilihan huruf pada tombol keyboard oleh sebab itu Pilihlah keyboard sesuai jenis huruf yang sering Anda gunakan karena terdapat keyboard dengan huruf Alfabet, Arab, China, dan sebagainya. Ini penting hal ini untuk memudahkan Anda bekerja.

4. Jangan sungan saat anda membeli selalu bertanya untuk kenyamanan anda untuk mengecek setiap tombol pada keyboard dengan menyambungkannya ke komputer ditoko anda sebelum membeli. Hal ini dimaksudkan apakah semua tombol berjalan dengan baik, jika tidak kesempatan untuk mengganti yang lain.

5. Pemilihan warna rasanya juga penting jika kita memilih warna gelap kita tidak mengetahui keyboard kita dalam keadaan kotor atau tidak, hal ini lebih baik mencari warna yang cerah sehingga kita dapat membersihkan keyboard secara berkala. Jika tidak menyukai warna cerah yang mencolok penglihatan anda pilihlah warna agak gelap tidak terlalu cerah.

6. Pilihlah keyboard standar yang anda gunakan apakah untuk game atau perangkat kerja multimedia, biasanya keyboard multimedia memiliki jumlah tombol yang lebih banyak, apalagi bagi kalian yang seorang gamers kebutuhan keyboard menjadi yang terpenting untuk merespon permainan yang dimainkan.

7. keyboard tanpa kabel alias wireless saat ini sangat banyak sebaiknya pilih keyboard wireless hal ini dimaksudkan untuk terlihat rapi sehingga tidak direpotkan dengan kabel keyboard. Kalau juga memilih keyboard sebaik dengan port USB tapi diusahakan kabel tidak terbelit dan tertekuk.

8. Jauhi dan tidak meletakkan sesuatu yang berat di atas tombol keyboard hal ini dapat mengurangi kenyamanan untuk menggunakannya.

9. Hindari keyboard dari percikan air baik kopi debu dari abu rokok maupun kebiasaan makan didepan komputer hal ini yang menyebabkan keyboard selalu kotor, jika masuk ke dalam sela-sela keyboard tentunya menjadi penghambat kinerja keyboard serta menyebabkan kaki-kaki pada tombol terhambat dengan tumpukan kotoran didalamnya.

10. Perawatan dan pembersihan dilakukan secara berkala terutama terhadap sela-sela tombol keyboard gunakan kuas atau air spray, penyemprot udara hal ini untuk lebih detail dalam pembersihannya. Selain itu lakukan pembersihan dilakukan dengan posisi terbalik hal ini untuk memudahkan keluarnya kotoran dari sela-sela tombol.

11. Gunakan pelapis keyboard hal ini untuk mengindari debu dan cairan, selain itu jika tidak digunakan sebaiknya bungkus dengan menggunakan plastik sehingga terhindar dari debu.

12. Sebelum anda melakukan pengetikan didepan komputer sebaiknya bersihkan dahulu keyboard dengan tisu untuk mengindari debu, sebelum itu anda juga harus mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan hal ini kembali mengindari debu dan bakteri yang menempel di tangan anda.

Dengan beberapa tips ini dapat merubah kebiasaan kita yang makan atau minum didepan komputer walaupun demikian perawatan berkala terhadap keyboard juga harus rutin, jangan sampai sakit karena banyaknya debu dikeyboard. selamat bekerja. 
READ MORE - Tips Perawatan Pada Keyboard

Tips Perawatan Televisi LCD

Pasar membaca kemauan para konsumen terhadap barang elektronik mereka butuhkan. Kebutuhan televisi merupakan salah satu alat hiburan diminati orang banyak sehingga saat ini kebutuhan membeli televisi menjadi sesuatu yang primer. Bagi kita yang ingin membeli atau mempunyai televisi dengan berbagai merk tentunya mendambakan sebuah LCD TV atau TV dengan tampilan layar datar sebagai pilihan utama.

Jika sudah mempunyai televisi LCD bukan berarti tidak membutuhkan perawatan. Teknologi terkini mengarah kepada televisi LCD tidak lagi televisi tabung yang diperjuabelikan. Perawatan televisi LCD mudah saja akan tetapi perawatan ini harus berkala dan diingat selalu untuk menghindari sesuatu yang tidak memungkinkan berikut perawatan televisi LCD :

1. Pada prinsipnya sama dengan perangkat gadget dengan menggunakan layar LCD akan tetapi televisi merupakan kebutuhan yang terkadang setiap hari di tonton, oleh sebab itu perhatikan suhu dan kelembaban udara sehingga jika memungkinkan menggunakan penyejuk udara karena penggunaan produk elektronik salah satunya televisi LCD akan meningkatkan suhu udara.

2. Layar LCD seperti televisi sangat rentang terhadap debu dan cairan sehingga perlu menjaga kebersihan ruangan televisi yang letaknya biasanya diruang keluarga, khusus debu dapat menyebabkan perubahan pada warna serta penurunan kualitas warna oleh sebab itu untuk mencegah sebaiknnya menggunakan screen protector yang biasanya merek tertentu sudah menggunakan screen protektor sebagai tambahan fitur.

3. Untuk membersihkan layar LCD televisi anda gunakan kain yang lembut dan cairan khusus pembersih monitor yang biasa digunakan oleh PC komputer, sebelumnya saat pembersihan pastikan kontak listrik dalam keadaan mati serta jangan pernah langsung melakukan penyemprotan pada layar sebaiknya semprot ke kain lembut supaya tidak berantakan.

4. Lokasi yang tepat untuk televisi LCD biasanya diruang keluarga tapi jika ingin di pindah dilokasi yang lain sebaiknya berhati-hati karena setiap perangkat gadget layar LCD sangat rentan terhadap goncangan termasuk televisi, apalagi terjadi goresan kecil di layar akan menimbulkan gangguan saat menonton sehingga mengurangi kualitas gambar.

5. Jika televisi LCD anda mengalami kerusakan sebaiknya langsung memanfaatkan kartu garansi, jangan pernah membongkar sendiri kerusakan tersebut karena biasanya kalim garansi akan di tolak.

6. Usahakan jauhkan televisi LCD anda dari benda elektronik lainnya yang mempunyai medan magnetik besar sehingga dapay mengurangi kualitas gambar dan tampilan, apalagi terkena langsung dengan sinar matahari.

Tips untuk perawatan televisi LCD ini setidaknya dapat mengingatkan kembali akan barang elektronik berupa televisi LCD dirumah anda, perawatan yang rutin dan semakin awet usia televisi yang digunakan hampir 24 jam non stop digunakan.
READ MORE - Tips Perawatan Televisi LCD

10 Teknik Bicara Kepada Balita

1. Minta untuk menatap

Setiap anak terlihat tidak mendengar perkataan Anda, ulangi terus. Jika tetap tampak tidak mendengar, segera minta dia untuk menatap Anda. “Adik, lihat Bunda dong.

Bunda sedang bicara dengan adik, lho!” Katakan dengan nada halus agar si kecil tidak merasa diintimidasi. Permintaan untuk menatap ini menjadi salah satu cara belajar anak, bahwa berbicara dengan orang lain harus dengan cara menatap lawan bicaranya.


2. Posisi badan sejajar

Posisikan badan Anda sejajar dengan tinggi badan anak dengan jarak tidak terlalu jauh. Posisi seperti ini membantu anak fokus pada Anda. Ia dapat menangkap pesan yang Anda berikan dan berdialog dengan Anda. Ketika si kecil masih terlihat tidak menoleh atau memerhatikan Anda, sentuh pundaknya sebagai bentuk meminta perhatiannya.

Bila jarak Anda dan si kecil jauh, Anda akan kesulitan untuk menyentuhnya, bahkan ia bisa merasa Anda tidak menganggapnya sebagai lawan bicara yang penting, begitu juga dengan pesan yang Anda sampaikan.

3. Kontak mata

Anda sering mendengar “bicara empat mata” yang artinya pembicaraan yang membutuhkan kontak mata yang kuat. Kontak mata sangat dibutuhkan ketika Anda berbicara dengan anak.

Kontak mata menandakan Anda bersungguh-sungguh mengajaknya berbicara. Si kecil juga merasa dirinya dianggap sebagai orang penting bagi Anda. Bukan hanya kalimat menegur atau perintah yang membutuhkan kontak mata dengan anak, dialog sederhana juga membutuhkan kontak mata.

4. Bermain peran berbicara dengan orang lain

Bisa jadi anak tidak paham bagaimana memperlakukan lawan bicaranya. Dia sebenarnya mengerti apa yang Anda bicarakan, dia juga mau melakukan apa yang Anda minta. Ajarkan cara berbicara pada orang lain dengan mengajaknya bermain peran. Gunakan boneka-boneka milik anak.

Berikan peran kepada masing-masing boneka. Posisikan wajah boneka berhadap-hadapan ketika sedang berbicara agar si kecil tahu begitulah sikap yang baik ketika berbicara dengan orang lain.

5. Cari perhatian anak

Kemampuan si kecil tentang pemahaman dan tingkat konsentrasi yang belum sempurna mengharuskan Anda selalu mencari perhatian anak.

Satu kali dipanggil tidak menengok, dua kali dan ketiga kali masih juga belum menengok ke arah Anda, segera cari perhatiannya, misalnya dengan menghampiri kemudian menyodorkannya satu barang yang membuat si kecil tertarik berbicara dengan Anda. Meski begitu hati-hati, jangan sampai barang tersebut malah terlalu mengalihkan perhatiannya. Jika ini terjadi, langsung jauhi barang tersebut.

6. Beri penjelasan

“Adik, lihat Bunda dong kalau diajak bicara?!” Anda sering mengucapkan kalimat ini ketika si kecil tak juga memerhatikan Anda. Berhasil?

Tidak selalu! Ia bosan mengapa harus menatap Anda ketika berbicara dengan Anda. Dia tidak tahu kenapa itu harus dilakukannya. Anda perlu memberikan penjelasan mengapa Anda mengharapkan si kecil menatap Anda. Lengkapi kalimat “Lihat, Bunda dong” dengan “Lihat Bunda dong, karena kamu perlu melihat ini adalah mainan yang harus kamu bereskan.”

Jelaskan pula bahwa menatap orang yang sedang berbicara merupakan bentuk penghargaan dan bersikap santun kepada orang tersebut.

7. Ketahui kemampuan pemahaman anak

Setiap anak punya kemampuan pemahaman yang berbeda-beda. Ada yang sudah paham bila Anda bertanya “Alasan apa yang membuat kamu melakukan itu?” Namun, ada juga yang baru bisa paham bila Anda bertanya “Adik, Bunda ingin bertanya, kamu tadi kenapa membuang gelas-gelas itu?”

Alasan anak tidak menatap Anda ketika diajak berbicara, bisa saja karena dia tidak paham kepada siapa Anda bicara dan Anda bicara tentang apa. Gunakan kalimat pendek, dan sederhana sebab kemampuan konsentrasi anak usia 2-3 tahun masih belum berkembang sempurna.

8. Pilih momen

Menunggu momen yang tepat untuk berbicara dengan orang lain, termasuk si kecil, merupakan cara yang jitu. Orang dewasa saja tidak mau diganggu bila sedang asyik dengan aktivitasnya, begitu juga anak. Jika Anda bisa menunggu dia hingga tidak terlalu sibuk, mengapa tak menunggu? Kalau anak sudah selesai dengan aktivitasnya, mudah untuk Anda mengajaknya berbicara berhadapan.

Untuk mengetahui, mulailah pendekatan terlebih dahulu sebagai bentuk interupsi. Cara ini membuat anak memiliki persiapan untuk menghentikan aktivitasnya.

9. Minta tolong

Percaya dengan salah satu dari 6 huruf ajaib, “TOLONG”? Coba, katakan “Tolong...” ketika berbicara pada anak sebelum mengemukakan kalimat perintah. Si kecil niscaya tidak merasa dipaksa dan diperintah sehingga ia tidak lagi mengulang perilaku tidak mau melihat, sebagai bentuk atau cara pura-pura tidak mendengar ucapan Anda.

Cara ini sekaligus mengajarkan anak bagaimana bersikap santun.

10. Beri contoh

Mengajarkan bagaimana mendengarkan dan menatap si pembicara butuh contoh konkret. Jika anak merasa didengar dan ditatap ketika sedang berbicara, ia akan menyerap dan meniru bagaimana menjadi pendengar yang baik atau merespons sumber pembicara.
READ MORE - 10 Teknik Bicara Kepada Balita

Kamis, 26 Januari 2012

Tips untuk kesehatan mata anak.

Tips untuk kesehatan mata anak.

Langkah muda yang dapat diambil oleh orangtua dan anak dalam mencegah kelelahan mata:

1. Lakukan pemeriksaan rutin

Adalah penting bahwa seorang anak memiliki penglihatan terbaik saat menggunakan peralatan digital. Hal ini dimulai dengan pemeriksaan oleh seorang dokter anak, tidak hanya screening di sekolah. Anak-anak sebaiknya melakukan pemeriksaan mata pertama mereka di usia 6 bulan, kemudian 3 tahun, sebelum memasuki sekolah taman kanak-kanak dan setiap tahun setelahnya.

2. Ikuti aturan 20/20/20

Untuk menghindari gejala kelelahan mata, dokter mata merekomendasikan "aturan 20/20/20". Setiap 20 menit, berhenti dan lihatlah sesuatu yang lain sejauh 20 kaki (6 meter) untuk setidaknya 20 detik.

3. Pastikan pencahayaan yang tepat

Pencahayaan yang buruk menyebabkan kelelahan mata. Kurangin kelelahan dengan menjaga cahaya terang di atas kepala ke jarak minimum dan posisikan lampu meja menyinari meja anda, bukan anda. Letakkan layar komputer ke tempat yang mengurangi pantulan dan silau dari jendela atau lampu-lampu di atas kepala.

4. Membatasi penggunaan peralatan eletronik

Tentukan batasan waktu untuk waktu menonton televisi. Anak-anak yang berusia dibawah 2 tahun sebaiknya tidak diperbolehkan menonton televisi, dan anak-anak yang lebih besar sebaiknya menonton kurang dari 2 jam sehari. Waspadalah dengan berapa lama anak-anak menggunakan peralatan digital dan perhatikanlah gejala kelelahan mata seperti memicingkan mata, menggosok mata dan mengeluh sakit pada punggung, leher atau kepala.

5. Jaga jarak

Semakin dekat jarak mata dengan obyek yang dilihat, semakin keras mata bekerja. Aturan yang baik adalah menggunakan Harmon Distance (jarak antara siku dengan ruas jari pertama) sebagai panduan. Jika seorang anak memegang video game dan peralatan digital lebih dekat daripada Harmon Distance, beritahu dokter mata mereka.

6. Bermain keluar

Tidak hanya terasa senang bermain di luar, tetapi penelitian menunjukkan bahwa bermain di luar membantu mencegah perkembangan myopia. Hanya ingatlah untuk memakai kacamata hitam dan tabir surya.

Tips untuk pencegahan supaya mata minus pada anak anda tidak bertambah.

Tapi bila mata anda sudah terlanjur minus berikut tips menurut dr. Bangkit Damayanti (Tim dokter spesialis mata Eka Hospital BSD) Pencegahan supaya mata minus pada anak anda tidak bertambah adalah sebagai berikut :

  • Pastikan anak anda memakai kacamatanya secara rutin. gunakan kacamata dengan ukuran yang tepat, jangan under koreksi karena akan mempercepat pertambahan minus atau over koreksi karena akan membuat pusing.
  • Jaga jarak baca 40-45 cm pada buku dan jaga jarak pandang 60 cm pada layar komputer.
  • Selalu perhatikan sistem pencahayaan saat anak anda beraktivitas seperti membaca dan menonton TV. Pastikan pencahayaannya cukup dan akurat (tidak membelakangi sinar saat membaca.
  • Cukup gizi dengan makan makanan yang sehat untuk mata.
  • Lakukan aktivitas pemakaian daya penglihatan jarak dekat dan jauh secara bergantian. Misalnya, berhenti membaca setelah 45 menit, kemudian sekitar 5-10 menit pejamkan mata anda. Untuk menit berikutnya lihatlah ke arah yang jauh atau lakukan aktivitas yang tidak memerlukan daya penglihatan jarak dekat, sambil melakukan peregangan.
  • Jangan lupa memperhatikan jadwal aktivitas anak. sebaiknya si anak harus memiliki aktivitas di luar sekolah yang lebih santai dan menyenangkan, contohnya aktivitas di dalam ruangan seperti les musik atau ikut klub olahraga. aktivitas diluar ruangan dapat meningkatkan dopamin yang dapat mencegah pertambahan panjang bola mata.
  • Lakukan pemeriksaan mata pada minus untuk memastikan minus yang diderita anak termasuk dalam golongan yang berbahaya atau termasuk dalam school myopia.
READ MORE - Tips untuk kesehatan mata anak.